Monday, February 7, 2011

Warnai Hari Kita

Setiap orang pasti memiliki kesibukan tersendiri, sesuai dengan bidangnya masing-masing. Bagi para siswa, mereka sibuk dengan sekolahnya, mahasiswa sibuk dengan kuliahnya, pengusaha sibuk dengan bisnisnya, dan tentu karyawan sibuk dengan pekerjaannya. Akan tetapi, kita sadari atau tidak, kesibukan-kesibukan tersebut sangat menyita hampir seluruh waktu yang kita miliki. Sehingga hari-hari kita hanya terisi oleh kegiatan tersebut, kalaupun ada hari libur mungkin hanya kita gunakan untuk isrtirahat saja. Tak heran jika hari-hari kita terasa sangat membosankan, layaknya melihat foto monokrom zaman dulu, yang isinya hanya hitam dan putih.

Pernahkah kita berfikir dan menyadari bahwa setiap dari kita pasti memiliki hobi atau ketertarikan terhadap bidang-bidang tertentu. Misalnya musik, seni, tari, bela diri, menggambar, desain, teknologi, dan sebagainya. Sebenarnya kita mampu membuat hari kita lebih berwarna dengan kegiatan-kegiatan tersebut, dan yang paling penting kita tidak perlu takut bahwa akfivitas utama kita akan terganggu dengan kegiatan tersebut. Karena kehidupan kita tidak seperti bola yang hanya memiliki satu sisi saja.

Kehidupan ini layaknya sebuah berlian yang memiliki banyak sisi dengan kilauannya yang khas. Bidang yang sedang kita tekuni saat ini, atau apapun kegiatan utama kita, hanyalah salah satu cahaya kilauan sebuah berlian. Atau dengan bahasa yang lain, itu hanya salah satu pesona diri kita. Tapi bagaimana dengan sisi kehidupan kita yang lain? Kehidupan ini luas, dan mencakup banyak aspek. Dan kita tidak layak mengatakan bahwa hidup kita berakhir atau gagal ketika kita hanya melihatnya hanya dari satu sisi saja. Sudahkah kita membagi waktu sesuai dengan porsinya? Sudahkah diri kita berkilau layaknya berlian yang dilihat dari berbagai sisi? Jangan sampai kita sangat berkilau dari depan, tapi sangt suram jika dilihat dari belakang atau samping.

Maka dari itu, sudah selayaknya kita terus berusaha dan belajar terus menerus untuk mengembangkan cahya yang kita miliki, dengan kegiatan-kegiatan yang positif yang mampu memberikan kilauan yang menjadi ciri khas kita di mata orang lain dan tentunya Sang Pencipta.

Wednesday, April 23, 2008

Sekolah dan Kehidupan

Mungkin kita berpikir-pikir untuk apa kita sekolah? Jika saat ini kita belajar banyak mata pelajaran, baik pelajaran yang banyak menggunakan hitungan atau pelajaran yang banyak menggunakan hafalan. Sering timbul pertanyaan dalam diri kita, untuk apa semua itu? Jika di masa depan nanti kita ingin menjadi seorang dokter bukan seorang insinyur, lantas untuk apa kita belajar ilmu fisika? Memang secara sepintas tidak ada relasi yang kuat antara keduanya. Ilmu yang dipelajari diantara keduanya memang tidak ada hubungannya, akan tetapi dibalik semua itu ada hubungan yang kuat yang jarang kita pikirkan.

Ketika kita mengerjakan soal-soal fisika pasti ada diketahui, ditanya, dan dijawab. Untuk mengerjakan soal tentu banyak cara, kita harus pakai rumus yang mana? Semua tergantung dari yang diketahui dan yang ditanya dari soal itu apa. Sebagai contoh, ada soal yang didalamnya kita harus mencari jarak yang ditempuh oleh sebuah mobil. Sebelum kita menjawabnya, kita harus lihat terlebih dahulu apakah mobil itu bergerak beraturan atau tidak. Semua itu tergantung dari yang diketahui dalam soal itu, karena cara yang digunakan dalam pengerjaan soal itu pasti akan berbeda. Bagi kalian yang masih sekolah atau mungkin bagi anda yang telah lulus dari bangku pendidikan, benar begitu bukan?

Jadi hubungan diantara keduanya terletak pada situasi saat ini (diketahui) dan harapan ataupun target yang anda inginkan (ditanya). Jika anda seorang dokter, anda ingin membuka praktek sendiri di rumah. Anda akan memiliki banyak hal untuk dipertimbangkan, mulai dari lokasi rumah anda, masyarakat di sekitar rumah anda, dsb. Tentu anda akan mempertimbangkan banyak hal mengenai hal itu, dan anda akan mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi anda. Jika anda sorang investor pasti anda akan mempertimbangkan banyak hal tentang budget yang anda miliki untuk diinvestasikan kemana. Pada hakikatnya semua sama. Jika anda seseorang yang sedang mencari kerja, anda pasti akan mempertimbangkan hal-hal berikut. Mulai dari skill yang anda miliki, perusahaan yang anda targetkan, serta gaji yang inginkan adalah faktor-faktor yang menjadi pertimbangan anda. Benar begitu bukan?

Maka dari itu kita jangan pernah berpikiran sekolah yang sedang kita jalani ini sia-sia saja karena tidak sesuai dengan cita-cita kita di masa depan. Semua itu pasti ada manfaatnya bagi kita di masa depan, yang mungkin jarang kita sadari. Karena memang sistem pendidikan di negara kita seprti ini, jadi kita berpikir positif saja. Apalagi kalau kita saat ini masih duduk di bangku SMA semua pelajaran itu sangat kita butuhkan saat kita hendak memasuki perguruan tinggi. Pasti kita akan menjalani tes terlebih dahulu, dan untuk itu kita membutuhkan semua pelajaran tersebut.

So, keep spirit ya..!

Saturday, March 8, 2008

Akar...

Tanpamu, apalah arti sebuah tanaman

Pernahkah anda melihat sebuah tanaman? Saya yakin anda semua pasti sudah tau dan paham mengenai tanaman. Bahkan lebih dari itu, anda mungkin sudah paham tidak hanya morfologinya saja tapi struktur fisiologinya juga. Yang pasti orang awam pun tahu kalau sebuah tanaman memiliki beberapa bagian utama yang meliputi akar, batang, daun, bunga, dan buah.

Pernahkah terlintas dalam pikiran anda akan komponen utama tanaman tersebut? Kesemuanya memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain, akan tetapi perbedaan fungsi tersebut saling mendukung agar tumbuh tanaman yang indah serta buahnya dapat dirasakan nikmatnya. Sebenarnya tidak hanya buahnya saja, daun, batang, bahkan akar sebagaian tanaman juga ada yang bisa dikonsumsi. Baik sebagai bahan makanan ataupun sebagai obat, tak satu pun bagian dari tanaman itu yang terbuang sia-sia.

Namun ada satu bagian dari tanaman itu yang bernasib agak malang, dialah akar. Akar berfungsi sebagai tumpuhan tanaman, selain itu akar juga berfungsi untuk mengambil air dan mineral dari dalam tanah. Tapi kebanyakan orang tidak pernah memperhatikannya. Orang-orang lebih cenderung untuk melihatnya indahnya batang dan daun ketika dibonsai, segarnya buah, serta keindahan dari sebuah bunga. Kebanyakan tanaman memiliki nilai jual yang sangat tinggi karena faktor-faktor itu (batang, daun, buah, dan bunga). Akan tetapi daun, buah, dan bunga sangat membutuhkan keberadaan akar tersebut. Artinya, mereka tidak dapat tumbuh tanpa kehadiran akar.

Akar memiliki fungsi yang sanagt vital dalam tanaman, tak satu pun tanaman yang dapat hidup tanpa akar. Akar begitu tulus mlayani kebutuhan batang, daun, buah, dan bunga tanpa mengharapkan imbalan apa pun dari mereka. Bahkan ia sampai memperbanyak dirinya, baik kedalam tanah hingga ke segala arah. Namun pernahkan anda jumpai orang yang begitu memuliakan akar? Sangat jarang bahkan tidak ada sama sekali. Akar tidaklah membutuhkan sebuah pujian ataupun sejenisnya, ia sangat senang sekali ketika batang, daun, buah, dan bunga tumbuh subur.

Itulah akar, sesuatu yang sangat vital keberadaanya. Tak seorang pun yang memperhatikan keberadaanya, akan tetapi ia sangatlah berarti bagi tanaman. Tanpanya, tanaman hanya akan menjadi sampah yang harus segera dibuang.

Banyak pelajaran yang dapat kita ambil darinya.